Senin, 30 Desember 2013

Universitas Esa Unggul mengucapkan ” Selamat kepada Airin Devanty – Mahasiswa Teknik Industri Fakultas Teknik masuk semi final World Muslimah 2013″

http://www.esaunggul.ac.id/news/universitas-esa-unggul-mengucapkan-selamat-kepada-airin-devanty-mahasiswa-teknik-industri-fakultas-teknik-masuk-semi-final-world-muslimah-2013/

Universitas Esa Unggul mengucapkan ” Selamat kepada Airin Devanty – Mahasiswa Teknik Industri Fakultas Teknik Masuk Semi Final World Muslimah 2013″

Mari kita berikan dukungan kepada Airin Devanty .
Seperti yang dilansir pada beritanya di WMNews, World Muslimah 2013 merupakan ajang penganugerahan penghargaan bagi muslimah berprestasi. Airin merupakan salah satu dari seratus remaja muslimah dari 8 negara terpilih yaitu Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Afganistan, Bangladesh, Iran, Nigeria dan Amerika Serikat serta berhasil mengalahkan remaja asal Turki dan Maroko yang juga ikut berpartisipasi dalam pemilihan yang diinisiasi oleh World Muslimah Foundation (WMF) dari Indonesia.

Dalam babak semifinal ini Airin yang juga kini menjabat sebagai Ketua BEM Fakultas Teknik periode 2013-2014 diwajibkan untuk membuat video dokumenter. Video dokumenter  berdurasi maksimal 3 menit mengenai diri dan keluarganya, kegiatan sehari-hari, dan contoh kemampuannya membaca ayat suci Al Qur’an.

Untuk dapat memasuki babak selanjutnya (The Top 20 GrandFinalists), diperlukan dukungan melalui voting dengan cara membuka link http://bit.ly/13B96l2, klik lambang FB atau tulisan vote yang berada dibawah foto Airin, lalu login dengan akun Facebook yang dimiliki, dan klik oke.

Rabu, 19 Desember 2012

Universitas Esa Unggul menjadi Pemenang Perguruan Tinggi Swasta Unggulan 2012 – Kopertis Wilayah III Jakarta bidang Akselerasi Program Peningkatan Mutu



Selamat kepada Universitas Esa Unggul sebagai Pemenang Perguruan Tinggi Swasta Unggulan 2012 di Bidang Akselerasi Program Peningkatan Mutu – Kopertis Wilayah III Jakarta
piala PTS unggulan 2012
Download Pemilihan PTS Unggulan 2012.ppt

Keunggulan generik universitas terpilih
  • Kejelasan arah pengembangan dan tahapannya
  • Menerapkan harmonisasi sistem sentralisasi administrasi/operasional dan desentralisasi akademik
  • Didukung sepenuhnya dengan pemanfaatan sistem informasi dan teknologi untuk kecepatan layanan dan efisisen
  • Paper-less services

4 Perguruan Tinggi Swasta
Akselerasi Program Peningkatan Mutu
  • Agresif dalam memfokus kepada program-program studi keahlian spesifik (profesional) yang langka, untuk percepatan daya serap lulusan di pasar kerja
  • Didukung tim pengajar perpaduan yang kuat antara akademisi, praktisi (profesional), dan birokrat
  • Menerapkan sistem pengajaran  berbasis IT dari awal sampai akhir proses pembelajaran secara on-line
  • Memperkaya dengan sekitar 20 jenis soft-skills yang relevan dengan kebutuhan pasar
  • Diterapkannya sistem insentive dan disinsentive berbasis capaian kinerja dosen dalam struktur remunerasi
  • Luasnya kerjasama dengan dunia industri dan dunia kerja
  • Mempunyai potensi berkembang cepat

More News 

Senin, 17 Desember 2012

Penandatanganan Nota Kesepahaman Bidang Pencegahan dan Penindakan Penggunaan Narkotika,Minuman Keras serta Judi di Lingkungan Kampus antara Universitas Esa Unggul dan Kepolisian Resor Metropolitan Jakarta Barat

Pada Hari Kamis 06 Desember 2012 Bertempat di Ruang 207-208 Universitas Esa Unggul (UEU), telah dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara UEU dan Kepolisian Resor Metropolitan Jakarta Barat tentang Kerjasama di Bidang Pencegahan dan Penindakan Penggunaan Narkotika, Minuman Keras serta Judi di Lingkungan Kampus.
Penandatanganan dilakukan langsung oleh Rektor Universitas Esa Unggul, Bapak Dr. Ir. Arief Kusuma AP., MBA dihadiri oleh Civitas Akademika UEU, Kepolisian Resort Metropolitan Jakarta Barat, Badan Narkotika Nasional (BNN) serta para orang tua mahasiswa dan undangan. Dalam sambutannya Bapak Dr. Arief Kusuma menyampaikan bahwa UEU terus berupaya dan berbenah diri dalam menciptakan suasana kehidupan yang harmonis dan kondusif dilingkungan UEU dan tak akan pernah mentolerir bagi berkembang dan masuknya narkoba, minuman keras dan judi di lingkungan kampus.
Penandatangan tersebut sekaligus mempertegas sikap dan komitmen UEU bahwa narkotika adalah barang haram dan mematikan yang perlu dicegah sedini mungkin, upaya ini tentu perlu didukung oleh semua pihak dengan melibatkan berbagai unsur terkait dengan bekerjasama secara aktif guna menangkal masuk dan berkembangnya narkoba, minuman keras dan judi di kampus. Dalam sambutannya Kepolisian Resort Metropolitan Jakarta Barat, yang diwakili Ajun Komisaris Besar Polisi Gembong Yudha SP, SH selaku Kasat Resnarkoba Polres Jakarta Barat menyambut baik kerjasama ini dan siap secara bersama-sama menciptakan UEU sebagai kampus yang bersih, sehat dan kondusif bagi terselenggaranya proses belajar mengajar dan terhindar dari segala bentuk perbuatan yang dapat mengarah pada rusaknya sendi-sendi moral maupun tata kelola kehidupan masyarakat kampus yang harmonis.
Penandatanganan ini juga seolah menjadi sebuah angin segar bari para Civitas Akademika UEU, para orang tua dan masyarakat ditengah semakin tingginya kekhawatiran public dengan merebaknya pemakaian dan peredaran gelap narkoba, judi dan minuman keras di kampus. Demi keselamatan kita bersama, katakan tidak pada Narkoba, demikian yang disampaikan oleh Bapak David Hutapea dari BNN yang berkesempatan hadir pada acara ini dan siap mendukung UEU mencegah masuknya narkotika di kampus.


More News

Sabtu, 15 Desember 2012

Workshop & Seminar dan Contest Blog – HIMMA Fasilkom Eksekutif Universitas Esa Unggul

Dalam rangka memperingati Human Rights Day 2012, HIMMA Fasilkom eksekutif Universitas Esa Unggul menyelenggarakan Workshop & Seminar dan Contest Blog dengan tema Kau Sahabat dan Saudaraku”

Workshop & Seminar
Jumat, 21 Desember 2012, Jam 14.00 WIB – Selesai
Ruang 811, Lantai 8 Universitas Esa Unggul
Pembicara  : Enda Nasution ( Bapak Blogger Indonesia)

Contest Blog
Sabtu, 26 Januari 2013, Jam 09.00 WIB – 14.00 WIB
Ruang 811, Lantai 8 Universitas Esa Unggul

HADIAH :
  • Juara 1   :  Laptop
  • Juara 2   :  Netbook
  • Juara 3   :  Tablet PC
Pendaftaran :
Mahasiswa Esa Unggul  Rp. 50.000,-
Umum  Rp. 75.000,-
Salman – 089601457222
Lidya – 085715566479
Fardian – 089635920035

Note :
Untuk mengikuti Workshop ini tidak wajib mengikuti lomba, tetapi yang mengikuti lomba wajib untuk mengikuti workshop

Kata Kunci : universitas , contest , blog 

More News 

Rabu, 12 Desember 2012

Design And Analysis Of Electrical Appliance Experiment With Two Factorial Designs

Share

Mukhamad Abduh, ST, MT.
Dosen Fakultas Teknik
Universitas Esa Unggul, Jakarta

A rice cooker or rice steamer is a self-contained electrical appliance, used primarily for cooking. Here are also microwave, gas, and open flame variants. The preparation of rice has traditionally been a tricky cooking process that requires accurate timing, and errors can result in inedible undercooked or burnt rice. Rice cookers aim to avoid these problems by automatically controlling the heat and timing in the preparation of the rice, while at the same time freeing up a heating element on the range. In these experiments, we use three branch of rice cooker that is; A, B, and C. This entire product has capacity 1.8 liter. The load cook divided in three-load level; 0.5 liter, 1.0-liter end 1.5 liters. Each level or load cook has two times experiments. Time of experiments for each product is the same, with stopwatch, the speed of cooking can be able to identify. So each product can looked at how long spent the time for cooking the rice.
History of Rice Cooker
The idea of cooking rice with electricity was first conceived in the age of westernization during the Meiji era, and products called “electric stoves” and “electric rice tubs” were produced experimentally at the end of the Taisho era (mid 1920s). These were stoves and tubs to which heating coils were attached. In the late 1940s, Mitsubishi Electric Corporation manufactured an electric rice cooker, a pot incorporating a heating coil inside. Featuring no automation, this was simply a pot that used a heating coil instead of firewood or gas. The device was inconvenient, requiring attention from the time it was switched until the rice was done, and sold poorly. Rather than being remembered as the forerunner of modern rice cookers, the device was relegated to the status of a footnote in the history of electric appliances. In 1952, Matsushita Electric launched a Mitsubishi-type rice cooker, which was also poorly received. Sony’s offering (an electronic rice tube) fared likewise.

Around July 1951, based on its conviction that electrical appliances would one day become a part of daily life in Japan, Toshiba tackled the challenge of creating a successful electric rice cooker, a product area where leading manufacturers Mitsubishi and Matsushita had failed. The project was led by Shogo Yamada, development manager of the electric appliance division. In human being lives always are in change. One of impact in life process is technology become primarily need for people in this era, most people can’t do anything without technology, activities for the people depends for technology. Technology very important for this life. One of the results for technology is going to discuss in this chapter especially for electrical rice cooker.

A rice cooker or rice steamer is a self-contained electrical appliance, used primarily for cooking. Here are also microwave, gas, and open flame variants. The preparation of rice has traditionally been a tricky cooking process that requires accurate timing, and errors can result in inedible undercooked or burnt rice. Rice cookers aim to avoid these problems by automatically controlling the heat and timing in the preparation of the rice, while at the same time freeing up a heating element on the range.

Typically, a rice cooker contains an insulated outer container containing a heating element, into which is fitted a non-stick or Teflon coated inner removable bowl, which often has graduations marked in cups of rice (white). Whereas less expensive and older models use simple electronics and mechanical and thermal sensors, high-end rice cookers use microchips to control the cooking process and often incorporate a timer which can be used to set the desired “ready time”. Many rice cookers can keep rice warm safely for up to 24 hours. This helps to avoid the dangers of food poisoning due to Bacillus cereus. Rice cookers, when purchased, normally include a small “cup” measure and a plastic paddle for serving the cooked rice.
Restaurants that serve a lot of rice, particularly those specializing in Asian cuisine, often use industrial size rice cookers that quickly and cheaply produce large quantities of cooked rice. A rice cooker is a standard appliance in kitchens around the world, especially in Asian countries. Small, basic rice cookers can be purchased in the US at discount retailers often for as low as $10-$15, and units with large capacity and different selectable electronically-controlled cooking cycles can cost up to $100 or more.

Basic principle of operation

The bowl in the rice cooker is usually removable, and beneath it lies a spring and thermostat. These form the main components of the rice cooker. The spring in the bottom is simply to ensure contact of the thermostat to the base of the cooking bowl. During cooking the mixture is continuously heated. The temperature cannot go above the boiling point of water—100°C (212°F)—as any energy put into the system at that point will only cause the water to boil. At the end of cooking all of the water will have been evaporated or absorbed by the rice. Once the heating continues past this point, the temperature exceeds the boiling point. The thermostat then trips, and switches the rice cooker to “warm” mode, keeping the rice no cooler than approximately 65°C (150°F). Simple rice cookers, like the one below, may simply turn off at this point.

Cooking rice with a rice cooker
To cook white rice, the rice is measured and added to the inner bowl. Cold water is measured and added or simply added up to the appropriate graduation in the inner bowl. Sometimes there are separate scales for brown rice (as more water is required) or for cooking other foods in the appliance. Once the lid is closed and the cooking cycle has been activated, the rice cooker does the rest. Fancy models give a countdown in minutes to the “ready time,” and beep when done, whereas less expensive and older models simply click or ring a bell when done. A rice cooker or rice steamer is a self-contained electrical appliance, used primarily for cooking. Here are also microwave, gas, and open flame variants.

Rice cooker techniques
Rice cookers are typically used for the preparation of plain or lightly seasoned rice, but more elaborate recipes are possible using a rice cooker, and there are cookbooks devoted entirely to dishes prepared using a rice cooker. One of the more unexpected dishes that can be made in a rice cooker is a beef. By simply adding ingredients and setting it to “warm”, a rice cooker would cook that at about 65°C (150°F). In few hours, the stew is fully cooked and ready to eat. Some rice cookers are designed to accommodate a basket above the rice. This basket is generally used to steam vegetables, holding them in the steam coming off the rice. Some vegan cooks consider rice cookers to be an invaluable tool in the preparation of vegan meals. They find it extremely versatile, allowing a variety of meals to be cooked with minimal preparation and no attention during the cooking process.

References
Douglas C. Montgomery, “Design and Analysis of Experiments”, sixth edition john Wiley & sons. INC
Practicum subject for Minitab 14, “Industrial Engineering”, university of Indonesia, Jakarta.

Kata kunci : universitas , esa unggul 

More Article Di Sini 

Penandatanganan Nota Kesepahaman Bidang Pencegahan dan Penindakan Penggunaan Narkotika,Minuman Keras serta Judi di Lingkungan Kampus antara Universitas Esa Unggul dan Kepolisian Resor Metropolitan Jakarta Barat


Pada Hari Kamis 06 Desember 2012 Bertempat di Ruang 207-208 Universitas Esa Unggul (UEU), telah dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara UEU dan Kepolisian Resor Metropolitan Jakarta Barat tentang Kerjasama di Bidang Pencegahan dan Penindakan Penggunaan Narkotika, Minuman Keras serta Judi di Lingkungan Kampus.
Penandatanganan dilakukan langsung oleh Rektor Universitas Esa Unggul, Bapak Dr. Ir. Arief Kusuma AP., MBA dihadiri oleh Civitas Akademika UEU, Kepolisian Resort Metropolitan Jakarta Barat, Badan Narkotika Nasional (BNN) serta para orang tua mahasiswa dan undangan. Dalam sambutannya Bapak Dr. Arief Kusuma menyampaikan bahwa UEU terus berupaya dan berbenah diri dalam menciptakan suasana kehidupan yang harmonis dan kondusif dilingkungan UEU dan tak akan pernah mentolerir bagi berkembang dan masuknya narkoba, minuman keras dan judi di lingkungan kampus.
Penandatangan tersebut sekaligus mempertegas sikap dan komitmen UEU bahwa narkotika adalah barang haram dan mematikan yang perlu dicegah sedini mungkin, upaya ini tentu perlu didukung oleh semua pihak dengan melibatkan berbagai unsur terkait dengan bekerjasama secara aktif guna menangkal masuk dan berkembangnya narkoba, minuman keras dan judi di kampus. Dalam sambutannya Kepolisian Resort Metropolitan Jakarta Barat, yang diwakili Ajun Komisaris Besar Polisi Gembong Yudha SP, SH selaku Kasat Resnarkoba Polres Jakarta Barat menyambut baik kerjasama ini dan siap secara bersama-sama menciptakan UEU sebagai kampus yang bersih, sehat dan kondusif bagi terselenggaranya proses belajar mengajar dan terhindar dari segala bentuk perbuatan yang dapat mengarah pada rusaknya sendi-sendi moral maupun tata kelola kehidupan masyarakat kampus yang harmonis.
Penandatanganan ini juga seolah menjadi sebuah angin segar bari para Civitas Akademika UEU, para orang tua dan masyarakat ditengah semakin tingginya kekhawatiran public dengan merebaknya pemakaian dan peredaran gelap narkoba, judi dan minuman keras di kampus. Demi keselamatan kita bersama, katakan tidak pada Narkoba, demikian yang disampaikan oleh Bapak David Hutapea dari BNN yang berkesempatan hadir pada acara ini dan siap mendukung UEU mencegah masuknya narkotika di kampus.

Kata Kunci : Universitas , Jakarta Barat

More News 


Program Beasiswa Universitas Esa Unggul

KATEGORI BEASISWA
I. Beasiswa Unggulan
Beasiswa 100% diberikan kepada 150 orang lulusan SLTA/sederajat pada tahun 2013 dengan persyaratan sebagai berikut :
  1. Jalur Akademik : Nilai rata-rata rapor min. 8,00 (Semester I - IV)
  2. Jalur Non Akademik : Juara Kompetisi dalam bidang sains/olahraga/seni dan budaya pada tingkat nasional atau internasional
** Beasiswa Unggulan ini diberikan selama masa studi/lulus tepat waktu (8 semester) dengan IPK min. 3.00
II. Beasiswa Prestasi
Beasiswa prestasi ini diberikan dalam bentuk potongan biaya studi s.d 70%
  1. Jalur Akademik : Nilai rata-rata rapor kelas X, XI, XII min. 7,00.
  2. Jalur Non Akademik : Juara Kompetisi dalam bidang sains/olahraga/seni dan budaya pada tingkat kotamadya atau propinsi
III. Beasiswa Aksesibilitas
Beasiswa Aksesibilitas ini diberikan dalam bentuk potongan biaya studi s.d 50%
  1. Anak Guru SMA/K
  2. Masyarakat Indonesia Bagian Timur
  3. Community Development
  4. Keterbatasan Finansial
Persyaratan :
  • Nilai rata-rata rapor Kelas X, XI, XII min. 7,00.
  • Lulus Ujian Saringan Masuk
Ketentuan Pendaftaran Beasiswa :
Ketentuan Pendaftaran Beasiswa Esa Unggul sebagai berikut :
    1. Lakukan Registrasi Online Pendaftaran Beasiswa di Aplikasi Registrasi Beasiswa
    2. Download Formulir Pendaftaran Beasiswa, kemudian isilah dengan data yang benar, lalu kirimkan ke : Humas Universitas Esa Unggul, Jl. Arjuna Utara No. 9, Tol Tomang Kebon Jeruk, Jakarta Barat, 11510Telp. 021 - 5674223 ext. 279 atau 021- 70411159
Pendaftaran dan Pengumuman Beasiswa
      • Pendaftaran Tahap. 1 dibuka Oktober s/d November 2012 dan diumumkan pada 30 November 2012
      • Pendaftaran Tahap II dibuka Desember 2012 s/d Januari 2013 dan diumumkan pada 30 Januari 2013
      • Pendaftaran Tahap III dibuka Februari 2013 s/d Maret 2013 dan diumumkan pada 30 Maret 2013
      • Pendaftaran Tahap IV dibuka April 2013 s/d Mei 2013 dan diumumkan pada 30 Mei 2013
      • Pengajuan aplikasi beasiswa beserta persyaratannya dikirimkan ke : Bagian Humas Universitas Esa Unggul, dengan melampirkan :
        • Fotocopy Rapor Semester 1 s/d 4 yang sudah dilegalisir
        • Fotocopy Kartu Keluarga
        • Fotocopy Sertifikat Prestasi dalam bidang sains/olahraga/seni dan budaya
Download :
  Formulir Pendaftaran Beasiswa Esa Unggul 2013-2014
  Poster Beasiswa Esa Unggul 2013 
  Surat Pernyataan Beasiswa 2013-2014


More Info