Sabtu, 10 Maret 2018

Tantangan Generasi Milenial di Industri 4.0

Esaunggul.ac.id Seminar Engineering Expo hari ini, Selasa (06/03) digelar di Ballroom Aula Kemala, Universitas Esa Unggul, Kebon Jeruk. Seminar Engineering Expo kali ini mengangkat tema “Preparing Human Overpopulation with non-pollutan Industries in Industrial Revolution 4.0”.
Seminar ini menghadirkan dua pembicara ahli yakni Professor in Mechanical/Biomechanical Product Innovation Prototyping &Development of University Of Indonesia, Prof.Dr.Ir. Tresna Priyana Soemardi, SE., MS dan President Indonesia Academy of Science (AIPI), Prof. Dr.Ir. Satryo Soemantri Brodjonegoro. .

Salah satu pembiacara yakni Tresna mengatakan masuknya era industri 4.0 membuat sejumlah perubahan terjadi, mulai dari perubahan sosial ekonomi hingga budaya. Lapangan pekerjaan yang dulunya adapun menghilang akibat terkena imbas dari industri 4.0 yang mengandalkan digitalisasi dan automatisasi.
“Generasi kalian, yang sering disebut Milenial saat ini menghadapi perubahaan era industri, banyak hal yang akan berubah akibat era industri 4.0, termasuk lapangan pekerjaa. Mungkin 5 -10 tahun lalu pekerjaan sperti developer, startup, pilot drone masih dipandang rendah namun saat ini pekerjaan seperti itulah yang banyak dibutuhkan,” terang Tresna di Ballroom Aula Kemala, Universitas Esa Unggul, beberapa waktu lalu.

Meski begitu Tresna melajutkan, sejumlah lapangan pekerjaan baru juga bermunculan menggantikan pekerjaan yang tergerus arus digitalisasi. Untuk itu generasi milenial khususnya anak muda mampu beradaptasi dengan kebutuhan di era industri 4.0.

Mantan Ketua KPPU-RI ini pun berharap agar para mahasiswa mampu membekali diri mereka dengan skill yang tidak bisa dikerjakan oleh mesin yakni kemampuan Softskill. Sejumlah Softskill seperti Kreativitas, berpikir kritis, manajemen manusia, team working, negosiasi dan kecerdasaan emosional harus dimiliki oleh para generasi muda khususnya mahasiswa Esa Unggul untuk menjawab tantangan di era 4.0.

” Boleh saja robot mengambil alih pekerjaan manusia di masa depan, namun tidak semuanya bisa dilakukan mesin dan robot, seperti softskill. karena hanya manusia yang mampu melakukan hal tersebut, untuk itu saya berharap kalian bekali diri kalian dengan sejumlah softskill seperti organisasi, teamwork, negosiasi dan lainya,” tutupnya.

Selain seminar, sejumlah kegiatan menarik pun digelar untuk memeriahkan Engineering Expo 2019 seperti Turnamen Futsal dan badminton ada juga Beuty Class dan pameran Bazar makanan serta aksesoris. Engineering Expo digelar mulai tanggal 4-6 Maret 2019.

Kamis, 19 Oktober 2017

Mahasiswa Teknik Perencanaan Wilayah Dan Kota Termasuk Kedalam 15 Tim Terbaik Dan Mendapatkan Medali Dalam Geo-Innovation Bootcamp Yang Diselenggarakan Badan Informasi Geospasial


Mahasiswa Teknik Perencanaan Wilayah Dan Kota
Mahasiswa Teknik Perencanaan Wilayah Dan Kota

Mahasiswa Teknik Perencanaan Wilayah Dan Kota Termasuk Kedalam 15 Tim Terbaik Dan Mendapatkan Medali Dalam Geo-Innovation Bootcamp Yang Diselenggarakan Badan Informasi Geospasial

Pemakaman merupakan salah satu kebutuhan yang akan kita butuhkan di masa depan. Persoalan lahan pemakaman diperkotaan sangatlah kompleks dimana lahan pemakaman umum diperkotaan semakin sempit karena banyaknya bangunan rumah yang dibangun di pinggiran lahan pemakaman, sementara rencana perluasan area pemakaman selalu terhambat oleh masalah pembebasan lahan. Untuk mengatasi hal tersebut yang dilakukan saat ini adalah sistem tumpang, dimana 2 (dua) atau lebih jenazah yang umumnya masih memiliki hubungan kerabat dengan menggunakan satu makam yang sama adapun cara lain dengan mengambil alih makam yang tidak terurus.
Hal ini semakin diperparah dengan kurangnya informasi mengenai jumlah lahan pemakaman yang masih tersedia dalam waktu cepat. Apalagi saat ini, untuk mengetahui informasi tersebut sangat terbatas dan perlu mendatangi langsung tempat pemakaman, sehingga cara ini sangat menyulitkan masyarakat untuk mendapatkan lahan pemakaman dengan cepat dan efektif. Tidak hanya itu, maraknya sistem pungli yang ada untuk ‘memesan terlebih dahulu’ lahan pemakaman dengan jangka waktu yang panjang padahal jumlahnya terbatas semakin membuat masyarakat kebingungan dimana mereka akan memakamkan jenazah dalam waktu terbatas. Berawal dari permasalahan inilah yang akhirnya dibutuhkan suatu inovasi untuk memberikan informasi ketersediaan lahan pemakaman secara cepat dan efektif, dimana masyarakat dapat melihat informasi ketersedian lahan pemakaman dan bisa memesan lahan pemakaman secara langsung.
“Enteryn” adalah sebuah aplikasi berbasis smartphone yang mengintegrasikan antara database informasi geospasial mengenai ketersediaan lahan pemakaman dengan pengguna dalam satu waktu, tak hanya itu, aplikasi ini juga melibatkan pemerintahan terkait yaitu Dinas Pertamanan dan Pemakaman juga dalam lingkup kelurahan dan kecamatan untuk mempermudah regulasi pembelian lahan pemakaman dan pencatatan data penduduk yang meninggal secara akurat.
Aplikasi “Enteryn” dibangun melalui pemasukan informasi pada webGIS yang akan berfungsi sebagai Serverutama untuk informasi ketersediaan lahan pemakaman kemudian diterjemahkan ke dalam sistem aplikasi “Enteryn” sehingga pengguna mendapatkan informasi yang paling baru, serta mengintegrasikannya dengan geotagging location dan Google Maps pengguna aplikasi agar pembelian lahan makam bisa di arahkan ke lokasi pemakaman terdekat dan menujukan rute menuju lokasi pemakaman tersebut.
Melalui Aplikasi “Enteryn” ini, mahasiswa Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Esa Unggul yang terdiri atas Rani Ayu Fransisca, Arfan Ferdiansyah, dan Wesa Guna berhasil lolos seleksi 25 besar dan kemudian terpilih kedalam 15 Tim Terbaik Geo-Innovation BootCamp di Saung Dolken, 14 – 16 Oktober 2017 yang diselenggarakan oleh Badan Informasi Geospasial dengan Tema Meningkatkan Peran Masyarakat dalam Pemanfaatan Geospasial (peta).

Selasa, 11 Juli 2017

Planologi Esa Unggul Ciptakan “Dokter Kota” Penyembuh Atasi Ruwetnya Tata Ruang Di Indonesia


 Pembuatan Maket Kawasan “Masjid Darul Jannah Mosque with Water Square” Kerjasama Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota, Esa Unggul dan University of Rotterdam

Pembuatan maket kawasan “Masjid Darul Jannah Mosque with Water Square” Kerjasama Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota, Esa Unggul dan University of Rotterdam
Esaunggul.ac.id, Jakarta Barat, Dewasa ini permasalahan tata kota yang ada di Indonesia semakin rumit dan kompleks, hal ini tidak terlepas dari kurangnya kesadaraan para pemangku kebijakan dalam pemanfaatan tata ruang yang memiliki konsep dan perencanaan yang baik. Untuk mengatasi kompleksnya permasalahan tata wilayah dan kota di Indonesia, Esa Unggul menyediakan jurusan Planologi (Perencanaan Wilayah dan Kota) sebagai upaya menciptakan para ahli yang dapat berkontribusi memecahkan permasalahan mengenai wilayah dan kota.
Laili Fuji Widyawati, ST., MT, Kepala Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota Univeritas Esa Unggul, menerangkan Esa Unggul sebagai Perguruan Tinggi bertanggung jawab untuk menghasilkan para lulusan yang bertindak sebagai seorang perencana, konseptor dan pengelolaan tata ruang kota dan wilayah di seluruh daerah di Indonesia. Dia pun mengibaratkan para alumni lulusan Planologi Esa Unggul dapat menjadi Dokter yang menyembuhkan rumitnya permasalahan Tata ruang dan wilayah di Indonesia.
“Saya mengajak anak-anak mahasiswa dan para alumni untuk menjadi seorang dokter kota, bayangkan lulusan di sini bisa disebar berkontribusi di berbagai daerah maka mereka dapat memajukan daerahnya masing-masing. Karena jurusan Planologi Esa Unggul ini kan mahasiswanya tersebar dari seluruh Indonesia, bukan tidak mungkin lulusan disini mampu melalukan penataan kota di daerahnya masing-masing,” kata Laili di ruangan Fakultas Teknik, Universitas Esa Unggul, Selasa (11/07/2017).
Apalagi menurutnya dalam amanat Undang-Undang No. 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang disebutkan, setiap kabupaten wilayah kota harus menyusun dokumen rencana tata ruang. Untuk itu dia mendorong bagi para lulusan planologi Esa Unggul dapat memanfaatkan urgensi dari Undang-undangan tersebut dan masuk secara struktural sebagai pemangku kebijakan atau konseptor dalam penataan ruang wilayah dan kota.
“Di Indonesia sendiri terdapat sekurang-kurangnya 500 Kabupaten Kota, bisa dibayangkan pengaplikasian UU No.26 2007 dalam penataan kota itu apakah sudah berjalan sebagaimana mestinya. Seperti penyusuan dokumen rencana tata ruang dan melakukan pengendalian pemanfaatan ruang, hal ini hanya bisa dilakukan oleh para sarjana lulusan Planologi,” terangnya.
Laili yang juga Tenaga ahli pengembangan kawasan industri kementerian Perindustrian pun menerangkan sejauh ini para alumni lulusan planologi Esa Unggul umumnya berkarir di dinas-dinas pemerintah yakni Pemerintah daerah di Dinas PU dan Dinas lainnya. Selain itu juga mereka terjun di menjadi konsultan tenaga ahli perencanan dan ada yang menjadi developer.
Dia pun menerangkan tentang infrastruktur pendukung yang selama ini menjadi bagian praktikum dari Prodi Planologi, sejumlah studio yang terdiri dari dua studio Lab dan foto, studio wilayah dan studio komputer. Materi perkuliahan yang diajarkan dalam Planologi Esa Unggul ini sendiri terbagi menjadi dua peminatan yakni Perancangan Kota (Urban Design) dan Manajemen Perkotaan (Urban Management).
“Selain Perancangan kota di Esa Unggul Jurusan Planologi pun juga memahami Manajemen Perkotaan yakni melalui beberapa aplikasi teknologi seperti GIS, CAD, 3D, Dynamic System dan lain-lain. Serta memahami kode etik profesi dan tanggung jawab profesi perencana,” tuturnya.
Sejumlah Kegiatan Dari Jurusan Planologi EsaUnggul
Sejumlah Kegiatan Dari Jurusan Planologi EsaUnggul
Sementara itu, salah satu mahasiswa Planologi Esa Unggul Jan Arthur mengaku bangga dapat berkuliah di Jurusan Planologi Esa Unggul. Kebanggaan itu timbul dikarenakan Pengajaran dari Planologi Esa Unggu sangat berbeda dengan kampus-kampus lainnya, hal ini dapat dilihat dari sistem praktek di lapangan yang mulai dilakukan pada semeter 3, sehingga dirinya bukan hanya sebatas belajar teori namun diselingi dengan praktikum perencanaan kota.
“Kami sih sebagai mahasiswa Planologi sangat senang dengan pola pengajaran di jurusan ini, soalnya setahu saya dikampus lain, pembekalan materinya hanya sebatas teori saja, sedangkan disini saat semester tiga saya dan teman-teman sudah diajarkan praktikum perencanaan kota.” katanya.
Mahasiswa yang berasal dari Jayapura ini pun berharap kedepannya setelah lulus dirinya dapat turut andil serta dalam pembangunan di daerahnya, khususnya dalam bidang penataan kota. “Setelah lulus saya ingin memperbaiki penataan kota dan wilayah di daerah saya, karena kebanyakan tata kota dan wilayah di daerah saya itu masih agak kompleks. saya juga ingin menyelesaikan konflik yang diakibatkan oleh tata ruang di berbagai daerah di Indonesia,” tutupnya.

Senin, 30 Desember 2013

Beasiswa Unggulan 100% – Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana (S1) Universitas Esa Unggul Tahun 2014

http://www.esaunggul.ac.id/news/beasiswa-unggulan-100-penerimaan-mahasiswa-baru-universitas-esa-unggul-tahun-2014/

Share
Beasiswa Penuh Unggulan 100% – Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Esa Unggul Tahun 2014
Beasiswa diberikan kepada 200 orang lulusan SLTA/sederajat Tahun 2014, dengan persyaratan :
  •     Nilai rata-rata 8,00 (semester I s/d IV)
  •     Memiliki prestasi tingkat kabupaten/kotamadya/provinsi/nasional
  •     Nilai rata-rata UAN min. 7,5 (menyusul setelah UAN)
  •     Siap dan bersedia menerima Beasiswa Unggulan (dual degree ke luar negeri)
  •     Pendaftaran Beasiswa s/d Januari 2014.
Download
Formulir Beasiswa setelah diisi dengan lengkap dan benar beserta dokumen pendukung, silahkan kirimkan ke :
Humas Universitas Esa Unggul
Jl. Arjuna Utara No. 9
Tol Tomang Kebon Jeruk, Jakarta Barat, 11510
Informasi Beasiswa dan Formulir Pendaftaran Beasiswa dapat di unduh/download di www.esaunggul.ac.id atau kirimkan request Anda melalui email ke pmb@esaunggul.ac.id

Universitas Esa Unggul mengucapkan ” Selamat Natal & Tahun Baru 2014″

http://www.esaunggul.ac.id/news/universitas-esa-unggul-mengucapkan-selamat-natal-tahun-baru-2014/

Share


Universitas Esa Unggul mengucapkan ” SELAMAT NATAL & TAHUN BARU 2014″

Program Studi Magister Ilmu Hukum (MH) Program Pascasarjana Universitas Esa Unggul meraih Akreditasi B – SK BAN-PT No. 218/SK/BAN-PT/Ak-XI/M/X/2013

http://www.esaunggul.ac.id/news/program-studi-magister-ilmu-hukum-mh-program-pascasarjana-universitas-esa-unggul-meraih-akreditasi-b-sk-ban-pt-no-218skban-ptak-ximx2013/

Share
Universitas Esa Unggul mengucapkan Selamat kepada Program Studi Magister Ilmu Hukum (MH) Program Pascasarjana Universitas Esa Unggul berhasil meraih AKREDITASI B – SK BAN – PT  No. 218/SK/BAN-PT/Ak-XI/M/X/2013.
-- Download Program Studi Magister Ilmu Hukum (MH) Program Pascasarjana Universitas Esa Unggul meraih Akreditasi B - SK BAN-PT No. 218/SK/BAN-PT/Ak-XI/M/X/2013 as PDF

Pendaftaran dan Persyaratan Beasiswa Jakarta 2013 bagi Mahasiswa Universitas Esa Unggul

http://www.esaunggul.ac.id/news/pendaftaran-dan-persyaratan-beasiswa-jakarta-2013-bagi-mahasiswa-universitas-esa-unggul-2/

Share

Daftarkan segera Beasiswa Jakarta
Persyaratan Mahasiswa Calon Penerima Beasiswa Jakarta 2013
  1. Bertempat tinggal di DKI Jakarta dan Kuliah di DKI Jakarta
  2. Umur Maksimum 25 tahun pada tanggal mengajukan permohonan
  3. Indeks Prestasi  Kumulatif (IPK) minimum untuk ilmu esakta 2.80 dan 3.0 untuk ilmu sosial.
  4. Surat keterangan tidak mampu dari lurah setempat
  5. Surat pernyataan tertulis sanggup mematuhi peraturan yang ditetapkan oleh  yayasan Beasiswa Jakarta.
  6. Surat keterangan belum bekerja dan belum menikah dari lurah setempat.
  7. Melampirkan foto copy kartu Keluarga dan Kartu Tanda Mahasiswa.
  8. Usulan permohonan Beasiswa untuk mahasiswa Program S1 adalah diakhir semester 2 . akhir semester 4. Dan akhir semester  6. Setiap tahunnya pada pembukaan pendaftaran tahun ajaran baru.
  9. Usulan permohonan Beasiswa untuk mahasiswa program D3 adalah akhir semester 2 dan akhir semester 4 setiap tahunnya pada pembukaan pendaftaran tahun ajaran baru.

Pengajuan Persyaratan Beasiswa paling lambat tanggal 22 Desember 2013 diserahkan ke :
DPKI ( Departemen Pengembangan Kerjasama Institusi)
Lantai 2, Ruang 206
Up.  Heriyanti  Telp. 5682519   Hp. 0812 827 3872